BICARA

Maret 21, 2007

Oleh: Yusrizal KW

Bagi banyak orang bicara itu mengasyikkan, apalagi tanpa kerja!

Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif dalam Diskusi “Studi Agama dan Masyarakat: Minangkabau menjawab Persoalan Kemanusiaan”, 14 Maret lalu di Gedung Balitbangda Sumbar, menyela ceramahnya dengan sentilan yang disampaikan dengan nada humoris. Katanya: Orang Amerika banyak bicara banyak bekerja, orang Jepang sedikit bicara banyak bekerja, orang India banyak bicara sedikit bekerja. Sedangkan orang Indonesia? Banyak yang dibicarakan, hampir tidak ada yang dikerjakan. Memang, orang Indonesia, kita khususnya di Minangkabau, terbilang hidup di negeri kata-kata dan berkata-kata.

Baca entri selengkapnya »


GURETEH

Maret 11, 2007

Gureteh, angguk dalam tidak, bicara penuh busa. Ada pesan, hati-hati dengan “orang-orang gureteh”.

Terhadap orang gureteh, tak perlu serius. Apalagi berharap. Dengarkan, lalu lupakan. Gureteh, menurut Kamus Bahasa Minangkabau Indonesia, yang disusun H. Abdul Kadir Usman, terbitan Anggrek Media, berarti banyak cakap, tanpa suatu yang dapat dibuktikan kebenarannya atau tak satu pun yang dapat dipegang. Dalam Kamus Lengkap Bahasa Minang, Drs.Gozali Saydam, BC.TT “gureteh” berarti ciloteh, cakap besar atau hanya omong besar. Gadang ota.

Baca entri selengkapnya »


SOLANG

Maret 4, 2007

Menyolang kadang menolong orang membaca diri Walau ada yang tak tahu, banyak juga orang Minang mengenal kata “solang”.

Solang, disolang, menyolang punya kekuatan arti yang intinya: bantah, dibantah atau membantah. Dalam kehidupan, bantah membantah, sering kita lakoni sebagai tingkahan hidup. Sebagai pertanda kita hidup, segala sesuatu yang kita lakukan baik perbuatan maupun perkataan, solang merupakan “bumbu” penyedap yang kadang sekaligus obat untuk ego yang sakit. Tak jarang pula, racun untuk hati yang tak cerdas, karena melihat hal demikian sebagai pelecehan. Solang, sesungguh merupakan tanda, di mana kita hidup, ada hal yang tak terbantahkan, ada pula yang terbatalkan atau terpaksa disolangbatalkan.

Baca entri selengkapnya »