KAKAK DARI RANTAU

November 9, 2003

NARTI menyambut kedatangan kakak sulungnya dari Jakarta dengan hati hambar. Tak ada hiasan senyum dan kata pemanis bibir, kecuali pertanyaan basa-basi yang wajar untuk Uda Suar, sang kakak dari rantau. Mestinya, kalau ia tak pernah merasa kecil hati dan terluka oleh kata bersembilu Uda Suar, ia akan merayakan dengan senyum dan binar mata terang kedatangan kakaknya itu. Untung ada terdengar kicau burung dari pohon jambu samping rumah, serta sesekali suara kokok ayam, yang membuat suasana hambar agak tertingkahi. Dan, untung pula ada Uni Lana, tetangga yang lewat, menyempatkan mampir sebentar menyalami Uda Suar sambil berkata, “Wah, senang ya, di rantau. Gemuk dan gagah Suar sekarang….” Kemudian, Uni Lana pun berlalu.

Baca entri selengkapnya »


SAKU SUAMI

November 2, 2003

AINI mestinya tersinggung ketika suaminya setelah hari pernikahan mereka berdua mengatakan, “Aku tidak suka istri pemeriksa saku suami. Kukatakan itu padamu, penting artinya!”

Baca entri selengkapnya »